Setelah hampir sepuluh hari mengejar Adi al-Tamimi sebagai aktor operasi Shufat, yang menyebabkan tewasnya seorang tentara Zionis dan melukai seorang tentara lainnya, akhirnya pasukan rezim Zionis pada Rabu malam mengumumkan bahwa mereka membunuh Syahid al-Tamimi dalam operasi baru.
Menurut laporan Al-Ahed, setelah kesyahidan al-Tamimi, Hizbullah Lebanon dalam sebuah pernyataan hari Kamis (20/10/2022) mengatakan,"Hizbullah memuji keberanian dan kepahlawanan syahid al-Tamimi yang memasuki pertempuran melawan Zionis sendirian. Ia berdiri tegar menghadapi operasi ekstensif yang diluncurkan terhadapnya dengan keberanian dan kepahlawanan melawan tentara Zionis,".
"Syahid Adi al-Tamimi adalah simbol kekuatan rakyat Palestina dan kesiapan mereka untuk berkorban demi tanah suci Palestina," tegasnya.
Kesyahidan Adi al-Tamimi memicu reaksi luas dari rakyat dan kelompok Palestina, termasuk gerakan Hamas dan Jihad Islam yang menyiapkan aksi pembalasan terhadap rezim Zionis.(PH)
342/